Kabupaten Bantul Dorong Limbah ke Produk Kerajinan

722.jpg

Kabupaten Bantul Dorong Limbah ke Produk Kerajinan

Dikatakannya, pengolahan sampah laut ke barang kerajinan sudah tercapai sejak pertengahan tahun ini, meski
dihasilkan kerajinan dekorasi rumah berupa bass ‘limasan’, jam dinding dan dekorasi lainnya. Menurutnya, prosesnya
Sampah laut ke benda kerajinan berasal dari masalah omong kosong berupa potongan kayu dan ranting yang masuk
kawasan konservasi mangrove sejak dilakukan arus sungai Opak yang mengarungi selatan pantai Baros ini. Di
Kenyataannya, ia menjelaskan, kerajinan air limbah generasi muda Baros saat ini diekspor ke Jerman dan Amerika Serikat, karena
produk kerajinan memiliki keunikan sendiri yang tidak ditemukan dalam kerajinan yang berbeda. Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul
Kabupaten, mempromosikan pengolahan kerajinan tangan laut yang bermanfaat oleh kelas konservasi kawasan konservasi Baros pesisir Mangrove.
“Limbah pesisir yang masyarakat anggap sebagai ancaman bagi mangrove karena kotoran membawa banjir. Tapi bagi mereka itu mungkin
limbah, karena memberi efek positif bagi anak muda Baros, “katanya.” Sedikit kayu terasa lebih keras sejak dulu.
cukup lama di bawah air, jadi inilah yang membuat komunitas lingkungan dari Jerman dan Amerika datang ke Baros untuk dibawa
kerajinan tangan Ini adalah peluang bagi mereka, “katanya.Baca juga: contoh plakat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s