Ekspor Kerajinan Kulit Bali Naik

386.jpg

Ekspor Kerajinan Kulit Bali Naik

Sementara itu, Wayan Reden, pemilik kerajinan sepatu di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng menjelaskan, sepatu kets diproduksi olehnya.
Dari kulit yang memiliki keefektifan estetika sangat diminati dari konsumen dalam dan luar negeri. Kulit kadal memiliki a
Keunikan karena terbuat dari kadal kulit. Fasetnya untuk mengejar bisnis ekonomi karena empat tahun bersama dengan
pendirian pusat toko sepatu. Produk kerajinan yang menembus pasar, antara lain, dengan jenis sepatu kets, sandal
untuk pria dan wanita dibuat dari desain. Apalagi berbagai bentuk barang bawaan untuk pria dan wanita dari semua kelompok umur, ikat pinggang dan
jaket. Bali mengekspor kerajinan dari bahan baku kulit seharga 1,11 juta dollar AS pada bulan Oktober 2015, naik 4,82
persen dalam bulan sebelumnya (September 2015) sebesar 1,06 juta dollar Amerika. Ia memproduksi model baru sepatu kulit kadal yang
adalah mode antara pria kantor dan individu muda. “Modelnya bisa dibandingkan dengan yang lain,” katanya. Dia mengatakan bahwa pengiriman dari
Bahan baku kulit mencapai 2,28 persen dari total ekspor Bali sebesar 48,64 juta dollar AS pada bulan Oktober 2015, a
pertumbuhan 21,49 persen berbeda dengan bulan sebelumnya yang hanya 40,03 juta dollar AS. “Namun, devisa
turun 8,81 persen dibanding Oktober 2014 yang mencapai 1,21 juta dollar AS, “jelas Kepala Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Bali Panasunan Siregar di Denpasar, Sabtu (26/12). Sepatu kulit kadal memang langka dan hanya ditemukan beberapa
toko sepatu khusus Panasunan Siregar menambahkan bahwa bisnis kerajinan keluarga paling banyak dikonsumsi oleh orang Jepang
pasar yang mencapai 36,64 persen, diikuti oleh Hong Kong 13,58 persen, Singapura 9,52 persen, Australia dan Malaysia
Amerika Serikat 6,77 persen. Selanjutnya, produk tersebut menembus pasar Prancis 6,1 persen, Australia 2,49
persen, Taiwan 0,01 persen, Jerman 4,05 persen, Cina 1,12 persen, Belanda 4,33 persen dan sisanya 16,37
persentase melalui beberapa negara yang berbeda.Baca juga: map raport

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s